Borneo today – Suasana khidmat menyelimuti Gedung Aneka Bhakti (GAB), Jakarta, pada Senin (6/4), saat sejumlah siswa-siswi Sekolah Rakyat (SR) se-Jabodetabek berkumpul dalam agenda Doa Bersama yang diinisiasi Kementerian Sosial. Fokus utama dalam pertemuan ini adalah memberikan penghormatan terakhir bagi tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas mulia sebagai pasukan perdamaian di Lebanon.

Dalam momen tersebut, lima perwakilan siswa Sekolah Rakyat berdiri di depan untuk memimpin doa secara bergantian sesuai keyakinan masing-masing. Pemandangan doa lintas agama ini menjadi simbol kuatnya toleransi sekaligus rasa duka mendalam dari generasi muda atas hilangnya nyawa para patriot bangsa.

Dalam bait-bait doa yang dipanjatkan, para siswa menyampaikan harapan tulus agar segala dedikasi dan kebajikan yang telah ditorehkan para prajurit di medan tugas menjadi cahaya penerang di alam sana. Mereka juga memohon agar para pahlawan perdamaian tersebut mendapatkan kedamaian batin yang kekal.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan bentuk apresiasi nyata dari dunia pendidikan terhadap pengabdian personel TNI yang rela bertaruh nyawa demi stabilitas global di bawah bendera PBB.