Halo Dayak HRX Guncang Kejurnas Semarang, Tim Kalteng Sabet Dua Podium Sekaligus

Borneotoday.id | Semarang
Deru mesin yang memecah udara di lintasan ekstrem Semarang menjadi saksi kebangkitan tim asal Kalimantan Tengah di pentas nasional. Tim Halo Dayak HRX tampil mengejutkan dan sukses mencuri perhatian pada Kejurnas Adventure Offroad Putaran 1 Tahun 2026 yang digelar di Sirkuit Tembalang, 18–19 April 2026.
Datang tanpa banyak sorotan, tim yang bermarkas di Palangka Raya justru pulang membawa prestasi membanggakan. Hanya dengan menurunkan dua unit kendaraan, Halo Dayak HRX mampu merebut dua podium sekaligus, masing-masing Juara II kelas G3 dan Juara II kelas G4.
Capaian impresif tersebut tak lepas dari peran Sigit Widodo atau yang akrab disapa SW. Selain sebagai owner tim, ia juga dikenal sebagai Ketua Pengcab Indonesia Off Road Federation Kota Palangka Raya.

“Ini benar-benar di luar perkiraan kami. Hanya dua mobil yang turun, tapi keduanya mampu naik podium,” ujar SW, Minggu (19/4/2026).
Di kelas G3, duet Agan Fauzi bersama navigator Yayi tampil konsisten sejak awal lomba hingga sukses mengunci posisi runner-up. Sementara di kelas G4, nama Hendrik Sumantri kembali menunjukkan kelasnya dengan mempersembahkan podium kedua bagi tim.
Prestasi ini terasa semakin istimewa karena kendaraan yang digunakan baru selesai dipersiapkan setelah menjalani proses pengerjaan lebih dari empat bulan di Subang.
“Awalnya kami datang hanya untuk uji coba dan melihat performa mobil. Tidak memasang target tinggi. Tapi hasil akhirnya sangat luar biasa, apalagi persaingan di seri pembuka sangat berat,” ungkap SW.
Lebih dari sekadar kemenangan, keberhasilan Halo Dayak HRX menjadi simbol bangkitnya olahraga offroad di Kalimantan Tengah. Nama “Halo Dayak” kini mulai diperhitungkan di level nasional dan membawa identitas daerah ke arena persaingan bergengsi.
SW pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh kru dan pembalap yang telah berjuang maksimal.

“Terima kasih kepada Agan dan Hendrik yang sudah mengharumkan nama Kalteng,” katanya.
Hal senada disampaikan Agan Fauzi dan Hendrik Sumantri. Menurut keduanya, hasil tersebut merupakan buah kerja keras tim yang terbayar manis di podium kemenangan.
“Alhamdulillah kami bisa naik podium di dua kelas sekaligus. Terima kasih kepada tim dan semua pihak yang telah mendukung,” ucap mereka usai menerima trofi.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Agustiar Sabran atas dukungan terhadap perkembangan olahraga otomotif offroad di daerah.
Menariknya, euforia kemenangan ini belum berakhir. Seri berikutnya dijadwalkan berlangsung di Palangka Raya pada 16–17 Mei 2026. Bermain di kandang sendiri, Halo Dayak HRX bertekad tampil lebih buas dan memburu hasil yang lebih tinggi.
“Kami akan persiapkan semuanya lebih matang lagi. Mohon doa dan dukungannya,” tutup SW.
Dengan torehan ini, Halo Dayak HRX tak hanya membawa pulang trofi, tetapi juga menyalakan kebanggaan masyarakat Kalimantan Tengah membuktikan bahwa dari Bumi Tambun Bungai lahir petarung lintasan yang siap bersaing di panggung nasional.
RED




Tinggalkan Balasan