Distribusi BBM Dikebut, Gubernur Kalteng Pastikan Stok Aman di Daerah

Borneotoday.id | Palangka Raya
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman, meski sempat terjadi antrean di sejumlah SPBU di wilayah Murung Raya, Gunung Mas, dan Katingan dalam beberapa hari terakhir.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan disebabkan oleh kekurangan stok, melainkan proses distribusi yang membutuhkan waktu untuk menjangkau seluruh daerah.
“Pasokan BBM aman. Saat ini hanya proses pengantaran yang memang memerlukan waktu, tetapi kami pastikan distribusi akan segera tuntas,” ujar Gubernur usai berkoordinasi dengan pihak Pertamina wilayah Kalimantan, Senin (11/5/26).
Sebelumnya, kelangkaan BBM sempat terjadi di Palangka Raya. Namun, berkat langkah cepat Pemerintah Provinsi bersama Forkopimda dan koordinasi intensif dengan Pertamina, kondisi tersebut berhasil ditangani dalam waktu singkat. Sejak 10 Mei 2026, distribusi di ibu kota provinsi telah kembali normal.
Tak berhenti di situ, Gubernur juga langsung mengambil langkah lanjutan untuk mengantisipasi dampak di daerah lain. Ia meminta Pertamina mengoptimalkan layanan, termasuk membuka operasional SPBU selama 24 jam di titik-titik tertentu, menambah suplai, serta mendorong solusi jangka panjang seperti penambahan titik distribusi BBM.
Pemerintah Provinsi juga tengah mengkaji opsi penataan penjualan BBM eceran agar lebih terkontrol dan dapat membantu menjangkau masyarakat di wilayah yang jauh dari SPBU.
Gubernur kembali mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Gunung Mas, Murung Raya, Katingan, dan sekitarnya, agar tidak panik ataupun melakukan pembelian berlebihan.
“Kami terus bekerja dan berkoordinasi, baik dengan Pertamina wilayah maupun pusat. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena BBM akan sampai dan kebutuhan akan terpenuhi,” tegasnya.
Dengan jaminan ketersediaan pasokan serta upaya percepatan distribusi yang terus dilakukan, pemerintah berharap kondisi antrean di SPBU dapat segera terurai dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.
F12L




Tinggalkan Balasan