Agustiar Sabran Jemput Aspirasi di Tengah Massa, Dukungan untuk Program Makan Bergizi Gratis Menguat di Kalteng

Borneotoday.id | Palangka Raya
Riuh suara dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggema di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (30/6/2026). Namun, yang paling menyita perhatian bukan semata banyaknya peserta aksi, melainkan keputusan Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, yang memilih turun langsung menemui masyarakat dan menerima aspirasi tanpa perantara.
Di tengah pengawalan aparat kepolisian dan jajaran pemerintah daerah, Agustiar Sabran menghampiri perwakilan massa yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Peduli Gizi Anak Kalimantan Tengah. Dokumen berisi delapan tuntutan diterima langsung di hadapan ratusan peserta aksi, menciptakan suasana dialog yang berlangsung hangat dan penuh penghormatan.
Momen tersebut disambut tepuk tangan para peserta. Bagi mereka, kehadiran gubernur di tengah aksi menjadi bukti bahwa pemerintah daerah membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi secara damai.
Koordinator aksi, Tirta Yoga Panuntun, mengatakan aksi tersebut digelar sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Yang hadir hari ini sebagian besar adalah relawan dapur MBG. Kami merasakan langsung manfaat program ini. Bukan hanya anak-anak yang memperoleh makanan bergizi, tetapi petani, pedagang, pelaku UMKM hingga masyarakat yang bekerja di dapur MBG juga ikut merasakan dampaknya,” ujar Tirta kepada awak media usai kegiatan.

Ia mengakui setiap kebijakan pemerintah pasti memunculkan pro dan kontra. Namun menurutnya, pengalaman para relawan yang terlibat langsung di lapangan menunjukkan bahwa program tersebut telah memberikan efek positif yang tidak bisa diabaikan.
Meski demikian, Tirta menilai Program Makan Bergizi Gratis tetap membutuhkan penyempurnaan. Ia berharap evaluasi dilakukan secara berkelanjutan agar berbagai persoalan yang pernah muncul tidak kembali terulang, termasuk pentingnya pelibatan mitra dalam penyusunan kebijakan maupun petunjuk teknis.
“Kami berharap mitra tidak hanya diposisikan sebagai pelaksana, tetapi juga dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan. Dengan begitu, pelaksanaan program di lapangan akan semakin efektif dan meminimalkan kesalahpahaman,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Agustiar Sabran yang memberikan dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari program strategis pemerintah pusat.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan delapan aspirasi, di antaranya mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis, mendorong lahirnya payung hukum melalui undang-undang, pembenahan Badan Gizi Nasional, pelibatan mitra dalam setiap pengambilan keputusan, hingga dukungan terhadap program-program strategis pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
Aksi yang diikuti sekitar 500 hingga 600 peserta itu berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan pengamanan dari Polresta Palangka Raya. Di penghujung kegiatan, Gubernur Agustiar Sabran bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Forkopimda, dan peserta aksi mengabadikan momen kebersamaan melalui foto bersama sebagai penanda berakhirnya penyampaian aspirasi.
Di tengah berbagai dinamika pelaksanaan program nasional, pertemuan antara pemerintah dan masyarakat di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah menjadi potret bahwa aspirasi tidak selalu harus berakhir dengan ketegangan. Dialog yang terbuka dan kehadiran langsung pemimpin di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus mengawal keberhasilan program yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
F12L




Tinggalkan Balasan